POLLING :Pilpres 2014

Tuesday, March 11, 2014

Jutaan Lembar Surat Suara Dilipat di Pondok Aren

PONDOK AREN-WEB TANGSEL-Ratusan warga di Kota Tangerang Selatan dilibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat untuk ikut melipat kertas surat suara. Sesuai agenda pesta demokrasi nasional, Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 akan dilaksanakan serentak pada 9 April mendatang.

Ketua KPU Kota Tangerang Selatan - Muhammad Subhan, mengatakan, pelipatan kertas suara ini menjadi salah satu proses penting dalam Pileg 2014. Ia mengingatkan kepada 120 orang warga yang dilibatkan dalam proses tersebut agar berhati-hati. Sebab, kertas surat suara harus bebas dari kerusakan akibat kelalaian di luar percetakan.

"Surat suara yang rusak rawan jadi potensi gugatan," kata Subhan di Gedung Serba Guna Kecamatan Pondok Aren, Kamis, 6 Maret 2014. Setelah diberikan pengarahan, seluruh warga yang dilibatkan dalam pelipatan kertas surat suara Pileg 2014 pun mengikuti sumpah tugas bersama-sama.

Menurut Subhan, surat suara yang berjumlah sebanyak 3.834.027 lembar dikemas di dalam 3.839 kardus. Jumlah tersebut untuk melayani daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 938.242 orang berdasarkan hasil ferivikasi ulang per 17 Januari 2014 kemarin. KPU Kota Tangsel juga telah menyediakan surat suara cadangan untuk mengantisipasi kertas yang rusak dari percetakan.

"Ada dua persen dari total jumlah surat suara yang dibutuhkan enam dapil (daerah pemilihan) di Kota Tangerang Selatan ini. Setiap hari kita buat berita acara pelipatan, termasuk melaporkan bila ada surat suara yang rusak," terang Subhan seraya menambahkan pihaknya akan melihat hasil pencapaian pelipatan surat suara di hari pertama.

"Akan kita lihat hasilnya, 120 orang ini perlu ditambah atau tidak. Kita menargetkan dapat diselesaikan dalam waktu seminggu," terang Subhan. Ia menjelaskan, honor untuk satu lembar surat suara kepada warga diberikan sebesar Rp 115.

Pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp 150 juta yang bersumber dari APBD 2014. Selain memberikan honor melipat kertas, KPU Kota Tangsel juga menyediakan makan dan minum bagi warga yang dilibatkan.
Di tempat sama, Ketua Panwaslu Kota Tangerang Selatan - Engelhartia Bhayangkara, menjelaskan, saat baru dimulai proses pelipatan surat suara saja sudah ditemukan puluhan lembar rusak. Puluhan lembar rusak dari percetakan karena tercoret tinta biru. Dikatakan rusak karena bisa dianggap mengarahkan orang untuk memilih caleg tersebut. "Iya. Barusan sudah kami sampaikan ke KPU," jelasnya. Atas kondisi itu, Engel bilang, telah menyampaikan pesan ke KPU Kota Tangsel agar para relawan pelipat surat suara terus memantau.

Juga diingatkan agar tidak membasuh keringat secara langsung menggunakan tangan. "Orang kan biasanya ngelap keringat pakai tangan. Dikhawatirkan karena tangannya basah bisa merusak surat suara," bilangnya. Sebab, konstruksi atap gedung terpasang dari bahan plat baja. Akibatnya membuat setiap orang yang berada di dalam gedung mengeluarkan keringat berlebihan. Apalagi ketika kondisi cuaca terik matahari menyengat.

Sebelumnya, Wakapolsek Metro Pondok Aren, Ajun Komisaris (Pol) Djauhari, menegaskan, bahwa kertas surat suara Pileg 2014 ini termasuk lembaran milik negara yang kerahasiaan dan keamanannya dijamin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, sejak tibanya kertas surat suara pada Senin kemarin hingga tersimpan di dalam gudang mendapat penjagaan ketat.

"Sebelum masuk dan saat pergi meninggalkan gedung maka setiap orang akan diperiksa oleh petugas kepolisian. Juga selama di dalam tidak diperkenan membawa tas dan setiap orang atau lembaga yang melakukan pelanggaran terhadap surat suara dapat dikenakan pidana," tegasnya.(bpti-ts)

Sumber : tangerangselatankota.go.id

0 comments:

Post a Comment