GERINDRA MENANG PRABOWO PRESIDEN

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi,Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi

Julian Damanik

Mengabdi untuk Rakyat, mengadakan Bakti Sosial - www.gerindratangsel.blogspot.com

Menolong Sesama

Warga yang ingin mengikuti Bakti Sosial pengobatan gratis di Kelurahan Pondok Cabe (31/1/2014). Baksos Pengobatan gratis ini terlaksana atas dukungan dari Bapak Julian Sahala Damanik yang juga merupakan salah satu Calon Legislatif dari Daerah Pemilihan VI Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini akan dilakukan di 8 Kelurahan yang ada di Kecamatan Pamulang.

Relawan Gerindra

Mendata Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan dan pertolongan - www.gerindratangsel.blogspot.com

Julian Damanik Gerindra Tangsel

Siap Mengabdi untuk Rakyat membangun Tangsel yang Cerdas Religius dan Modern - www.gerindratangsel.blogspot.com

POLLING :Pilpres 2014

Showing posts with label news. Show all posts
Showing posts with label news. Show all posts

Monday, April 21, 2014

GOLKAR UNGGUL DI TANGSEL DENGAN PEROLEHAN 121.868 SUARA

TANGSEL, METROTANGSEL.COM – Partai Golkar menjadi pemenang pemilu di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara yang digelar KPUD Kota Tangsel disebutkan, Partai Golkar menduduki peringkat pertama perolehan suara dengan mendapat 121.868 suara.
Peringkat dua disusul oleh PDI P 113.298 suara.

Untuk peringkat 3-5 yakni Gerindra (79.844), PKS (58.450) dan Nasdem: (49.996). berikutnya Hanura (49.771), PKB (41.025), PAN (35.195), Demokrat (34.130), PPP (33.693), (PKPI (10.608) dan PBB (7.839).

Pleno KPUD digelar mulai Sabtu (19/4) pukul 11.40 Wib dan berakhir Minggu (20/4) pukul 07.30 Wib. Dengan tingginya suara yang diperoleh oleh Partai Golkar, maka nantinya partai berlambang Pohon Beringin ini juga akan mendominasi perolehan kursi di DPRD Tangsel.

Selain itu, kursi Ketua DPRD Tangsel yang semula diraih oleh Partai Demokrat, kini akan beralih ke Partai Golkar. Partai Demokrat sendiri, dalam Pemilu 2014 di Tangsel melorot jauh dari sebelumnya pada Pemilu 2009 meraih peringkat 1, kini harus turun ke peringkat 9.

Menurut Ketua KPUD Tangsel M. Subhan, jumlah suara sah dalam Pemilu di Tangsel sebanyak 622.744 suara, sedangkan suara tidak sah 37.122 suara. TIM

sumber: metrotangsel.com

Wednesday, April 2, 2014

Guru Besar dan Cendekiawan Dukung Prabowo Subianto Jadi Presiden

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dukungan kepada bakal calon presiden Partai Gerindra, Prabowo Subianto semakin meluas. Setelah mendapat dukungan dari purnawirawan TNI/Polri, kini Prabowo didukung oleh guru besar non PNS dan para cendekiawan.

Guru besar non PNS dan cendekiawan tersebut mendeklarasikan dukungannya kepada Prabowo di Hotel Kartika Candra, Rabu (2/4/2014).

Mantan Rektor Universitas Padjajaran Bandung, Prof Dr Yuyun Wirasasmita mengungkapkan alasan mendukung Prabowo menjadi presiden karena tertarik akan gagasan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut.

"Kami memberikan amanah kepada bapak Letjen (Purn) Prabowo Subianto untuk memimpin bangsa Indonesia periode 2014-2019," kata Yuyun.

Yuyun menuturkan, guru besar non PNS dan cendekiawan memiliki aspirasi agar Prabowo melaksanakan Pancasila, UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Selain itu, Prabowo juga harus menjaga keutuhan NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Guru besar non PNS dan cendekiawan ingin Pak Prabowo komitmen melaksanakan Pasal 33 UUD 1945 tentang pengembangan ekonomi bangsa berbasis kerakyatan," tuturnya.

Selain itu, guru besar non PNS dan cendekiawan berharap Prabowo memiliki komitmen yang kuat dalam pemberantasan KKN.

"Dan juga komitmen untuk membangun kemandirian bangsa dalam bidang politik, ekonomi, dan budaya. Sehingga tidak terjadi imperialisme gaya baru," tandasnya.

Adapun guru besar yang mendukung Prabowo menjadi Presiden periode 2014-2019 adalah: Prof Dr Laoede Masihu Kamaludin, Dr Marwah Daud Ibrahim, Prof Dr Suyatno, Prof Dr Endang Saefullah, Prof Dr Karhi Nisjar Sardjudin, Prof Dr Hidayat Salim, Prof Dr Ahmad Sutarmadi, Prof Dr Ir Mahmud Hamundu, Prof Dr Taty Yusron, dan Prof Ir Antonius Anton.

sumber:http://www.tribunnews.com

Saturday, March 29, 2014

300-an Purnawirawan TNI dan Polri Deklarasikan Dukungan ke Prabowo

Jakarta (SIB)- Sekitar 300-an purnawirawan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian RI, Kamis (27/3/2014) berkumpul di Menera Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Mereka menyatakan dukungan atas majunya Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2014-2019.

Selain sejumlah purnawirawan TNI dan Polri acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Suhardi, dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Dari jajaran purnawirawan TNI yang hadir antara lain Mayor Jenderal Purnawirawan Hendradji Supandji.

Kepada wartawan Suhardi mengatakan melihat adanya dukungan dari sejumlah purnawirawan TNI ini dia yakin Partai Gerindra dan Prabowo akan memenangi pemilihan umum 2014. Menurut dia selain dari purnawirawan TNI dan Polri, dukungan ke Prabowo juga datang dari kelompok nelayan, petani dan pedagang.

"Kalau melihat dukungan seperti ini dan kampanye di GBK kemarin kita semakin yakin menang,” kata Suhardi sesaat sebelum memasuki ruang pertemuan.

Bahkan Suhardi yakin fakta dukungan di lapangan ini akan mematahkan hasil sejumlah survei yang menempatkan Prabowo dengan dukungan rendah. "Beberapa kali disurvei memang katanya Pak Prabowo rendah. Tapi kan memang ternyata di level lain yang tidak disurvei Pak Prabowo masih tinggi dukungan," kata Suhardi.
sumber: http://hariansib.co

Thursday, March 20, 2014

Titik Rawan Penyelenggaraan Pemilu

detaktangsel.com - CIPUTAT, Larangan melibatkan pejabat pemerintahan atau menggunakan fasilitas negara dalam kepentingan kampaye partai politik harus diawasi bersama seluruh lapisan masyarakat.


Titi Anggraini dari Yayasan Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyebutkan, beberapa titik rawan dalam penyelenggaraan pemilu.

Di antaranya netralisasi penyelenggara pemilu, netralisasi birokrasi, intimidasi, vote buying, politik uang, DPT, logistik, pemilih mencoblos lebih dari satu kali, dan pemilih mencoblos atas nama orang lain.


"Untuk bertransaksi visi, misi, dan program partai politik maupun para caleg, 'your vote is a valuable thing'," tambahnya dalam Diskusi Eksklusif Pendidikan Politik Untuk Pemilih Pemula yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta.


Acara yang dihadiri M Subhan, Ketua KPU Tangsel, mendapat apresiasi dari beberapa mahasiswa baru yang mengikuti diskusi. (sah)

Saturday, March 8, 2014

Dana Kampanye Partai Gerindra Tertinggi Rp2,5 Miliar

HT, KOTA TANGERANG-Partai Gerindra Kota Tangerang ternyata memiliki dana paling besar dalam laporan dana kampanye kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dalam laporan itu terungkap Rp2,553.956.016.
Sedangkan Partai yang sangat kecil dana kampanyenya yaitu Partai PKPI, sekitar Rp17.500.000.

Menurut Divisi Hukum Pada KPU Kota Tangerang, Wahyul Furqon, parpol dalam memberikan laporan dana kampanye ternyata KPU masih banyak  menemukan banyak kesalahan penyusunan laporan dana itu. "Kita menemukan semua penyusunan laporan dana kampanye banyak yang salah," katanya kepada hariantangerang.com, Jumat, (7/3/2014).

Banyaknya kesalahan itu,kata Wahyul, setelah KPU melakukan pemeriksaan laporan tersebut. Sehingga berkas ini akan dikembalikan lagi ke parpol dan secepat harus dibenahi. "Banyak kesalahan dan harus segera dibenahi oleh para parpol, hal ini ketidaksesuaian jumlah dana kampanye sesuai dengan Surat Edaran KPU Kota Tangerang Nomor 811 terkait Dana Kampanye pada lampiran 13," tambahnya

Padahal, kata Wahyul, beberapa waktu lalu KPU Kota Tangerang dan Ikatan Akuntansi Indonesia  Provinsi Banten pada Sabtu 1 Maret 2014 mengadakan Rapat Koordinasi terkait pengisian laporan dana kampanye yang pada waktu itu dilaksanakan di Gedung KPU Kota Tangerang.  Saat rapat itupun hadir 12 parpol. “Pada waktu Rapat Koordinasi terkait pengisian laporan dana kampanye itu,  saya dan IAI Provinsi banten mengira semua parpol mengerti,  tidak tahunya pengurus parpol kurang cermat untuk memberikan laporan dana kampanye,” ujarnya

Oleh karena itu, lanjut Wahyul, parpol diminta secepatnya melakukan revisi laporan dana kampanye ini. "Konsepnya sudah selesai hari ini akan kita komunikasikan dengan para parpol," imbuhnya. (fer/ek)

sumber: http://hariantangerang.com

Saturday, March 1, 2014

6 Alasan Kenapa Gerindra

Pemilu 2014 tinggal sebentar lagi. Kemenangan atau kekalahan Partai Gerindra di Pemilu sangat menentukan apakah Indonesia akan dipimpin oleh lapisan pemimpin yang bersih, cerdas dan berani - atau akan terus dipimpin oleh para Kurawa, koruptor dan komprador pengkhianat bangsa.

Oleh karena itu, mari kita teruskan gerakan kita untuk meyakinkan saudara, teman dan kerabat untuk percaya dan memilih Partai Gerindra. Percaya dan memilih Prabowo Subianto sebagai Presiden RI periode 2014-2019.

Untuk membantu kita memperkenalkan Prabowo Subianto, sekarang sudah ada film pendek "Sang Patriot". Film ini dapat diputar dari website: www.SangPatriot.com.

Selain film Sang Patriot, sekarang juga sudah terbit berbagai buku yang mengupas pribadi Prabowo Subianto secara apik. Diantaranya: "Prabowo Presidenku" karya Kombes Polisi (Purn.) Thamrin Dahlan, "Prabowo: Mari Membangun Bangsa" karya Entang Satraatmadja, dan "Diculik Prabowo" karya Hazmi Srondol.

Untuk membantu kita memperkenalkan Partai Gerindra, berikut adalah 6 alasan yang paling banyak disampaikan oleh masyarakat, "Kenapa Saya Percaya dan Pilih Partai Gerindra". Silakan bapak dan ibu sebarluaskan melalui status BBM, FB, Twitter, blog dan media lainnya:

1. Gerindra sudah mencalonkan Calon Presiden RI 2014-2019 yang tegas, cerdas, bersih dan berwibawa: Letjen TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto.

2. Pemimpin-pemimpin daerah yang diusung Gerindra sudah terbukti bersih dan berani seperti: Ir. Basuki T. Purnama (Ahok) dan M. Ridwan Kamil.

3. Gerindra sudah terbukti peduli akan uang rakyat, seperti: Konsisten melarang seluruh kader Gerindra di DPR & DPRD pergi "studi banding" ke luar negeri menggunakan uang rakyat dan pasang badan melawan pelemahan KPK.

4. Gerindra sudah diakui oleh Transparency International Indonesia (TII) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai partai politik paling transparan. Penjaringan caleg Gerindra untuk Pemilu 2014 juga dilakukan secara terbuka.

5. Gerindra sudah mengumumkan "6 Program Aksi", program kerja yang jelas dan terukur untuk pemerintahan 2014-2019 yang berorientasi terhadap hasil pembangunan.

6. Gerindra sudah terbukti peduli terhadap nasib TKI di luar negeri dan melawan perdagangan manusia. Misalkan: Membebaskan TKI dari hukuman mati di Malaysia dan membantu pemulangan ratusan TKI dari Yordania.
Terima Kasih,
Salam Indonesia Raya.
Jaringan Gerindra