GERINDRA MENANG PRABOWO PRESIDEN

Kalau Bukan Kita Siapa Lagi,Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi

Julian Damanik

Mengabdi untuk Rakyat, mengadakan Bakti Sosial - www.gerindratangsel.blogspot.com

Menolong Sesama

Warga yang ingin mengikuti Bakti Sosial pengobatan gratis di Kelurahan Pondok Cabe (31/1/2014). Baksos Pengobatan gratis ini terlaksana atas dukungan dari Bapak Julian Sahala Damanik yang juga merupakan salah satu Calon Legislatif dari Daerah Pemilihan VI Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini akan dilakukan di 8 Kelurahan yang ada di Kecamatan Pamulang.

Relawan Gerindra

Mendata Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan dan pertolongan - www.gerindratangsel.blogspot.com

Julian Damanik Gerindra Tangsel

Siap Mengabdi untuk Rakyat membangun Tangsel yang Cerdas Religius dan Modern - www.gerindratangsel.blogspot.com

POLLING :Pilpres 2014

Showing posts with label quick count. Show all posts
Showing posts with label quick count. Show all posts

Wednesday, April 9, 2014

Pemilu 2014 - Suara Gerindra pada Pemilu 2014 Melonjak Hingga 170 Persen

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil hitung cepat atau quick count sementara Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 memberikan kejutan yang tidak diperkirakan sebelumnya oleh hampir semua lembaga survei.
Perolehan suara Partai Gerindra melonjak hingga 170 persen, sedangkan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengandalkan popularitas Joko Widodo cuma naik 35 persen, dibandingkan dengan hasil Pemilu 2009.

"Gebrakan Gerindra spektakuler, Pemilu lalu hanya dapat 4,4 persen sekarang hampir 12 persen. Sedangkan PDIP tidak ada kejutan yang berarti, Jokowi Effect  juga tidak berasa," kata Igor Dirgantara, Direktur Eksekutif Survei & Polling Indonesia (SPIN) kepada wartawan, Rabu (9/4/2014).
Igor menuturkan, hasil Pemilu 2009 lalu PDIP mendapatkan 14 persen suara nasional, sedangkan sekarang diperkirakan akan mendapatkan 19 persen suara nasional. "Artinya, kenaikan suara PDIP dibandingkan dengan pemilu lalu hanya 35 persen," tuturnya.

Igor menjelaskan, perolehan suara PDIP ini sangat kecil dibandingkan dengan harapan para elite partai berlambang banteng moncong putih itu yang menyebutkan suara partai akan naik dengan mencalonkan Jokowi sebagai bakal calon presiden.

"Jokowi effect tidak terbukti sama sekali, dalam Pemilu kali ini," ujarnya.
Igor menambahkan, dibandingkan Jokowi effect, lebih terasa Rhoma Irama effect, karena hasil fantastis yang diraih oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada 2009, PKB mendapatkan suara nasional 4,9 persen suara nasional. Sekarang PKB  diperkirakan dapat 9,4 persen suara nasional. Kenaikan suara PKB adalah sebesar 91 persen.
"Yang dahsyat kali ini ya Gerindra Effect dan Rhoma Irama effect," katanya.

sumber :tribunnews.com

Monday, April 7, 2014

Relawan Gerindra Pamulang Siapkan 1500 Orang Relawan Saksi Independen di Pemilu 2014

H-2 menjelang Pemilu, datanglah ke TPS, jangan Golput. Masa depan bangsa Indonesia ada di tangan kita semua, jika kita Golput berarti kita tidak bertanggung jawab terhadap negeri yang kita cintai ini. Berikut pesan dari Bpk. Prabowo Subianto untuk sahabat semua, setelah melalui perjuangan yang panjang, mari kita panjatkan doa agar perjuangan ini berhasil dan direstui oleh Tuhan YME. Selamat memilih, wujudkan Indonesia Bangkit! (Prabowo Subianto)

Untuk mengawasi dan mengamankan suara Parta Gerindra, Relawan Gerindra dari Sahala Center selain mengirimkan 50 orang saksi resmi untuk partai Gerindra,  juga membentuk Team Relawan Saksi Independen dengan target 1500 orang saksi, yang direkrut dari relawan dan simpatisan Sahala Julian Damanik Caleg Gerindra no urut 10 (Dapil VI)  Pamulang, Tangerang Selatan Banten.

Pengawasan partisipatif  Pemilu oleh Relawan adalah bagian dari manifestasi kedaulatan rakyat dan penguatan partisipasi politik masyarakat, kepedulian masyarakat, agar proses pemilu berjalan secara jujur, adil, dan sekaligus menciptakan kepemimpinan yang memiliki legitimasi kuat.  Potensi pelanggaran pemilu dapat saja dilakukan oleh peserta pemilu, penyelenggara pemilu, ataupun pemangku kepentingan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dlm pengawasan Pemilu secara umum adalah sebagai berikut:
  1. Relawan menguasai/mengenal daerah  lokasi atau tempat yang akan di awasi
  2. Susun target, sasaran, langkah langkah yang akan ditempuh dan jumlah waktu yg diperlukan.
  3. Mendapat jawaban terhadap 5W + 1H (Apa, Siapa, Dimana, Kapan, Mengapa + Bagaimana).
  4. Fungsi pengawasan adalah  proses pencarian/penemuan fakta  (fact finding ), maka jika mendapat informasi, hendaknya dilakukan recheck (pemeriksaan ulang) dan cross check antara korban(yg dirugikan)  dgn pelaku atau antara saksi dengan pelaku serta pihak- pihak terkait lainnya.
  5. Jika ada alat alat bukti pelanggaran, berusahalah mendokumentasikan, dan  mengamankannya (di Foto atau di Rekam)
TUGAS RELAWAN SAKSI  Gerindra (Sahala Julian Damanik no.10)
  1. Mengawasi dan mengamankan suara Julian Damanik no 10 (dan Gerindra)
  2. Mencatat hasil  dan pelaksanaan perhitungan suara
  3. Mencari dan menggali informasi terkait dugaan pelanggaran Pemilu.
  4. Memberikan (form)  informasi tsb ke Sahala Center  dan  SMS ke Quick Count-smsGateway  (08988334331).

TITIK RAWAN PELANGGARAN PEMILU
Tahapan Pungut Hitung:
  1. Manipulasi penghitungan Suara
  2. Mobilisasi pemilih
  3. Pemilih siluman (Ghost voters)
  4. Menghalangi pemilih
  5. Intimidasi pemilih
  6. Politik Uang
  7. Pra bayar dan pasca bayar )  baik kepada pemilih atau petugas KPPS
  8. Pelanggaran administrasi (antara lain: DPT, DCT tidak ditempel di TPS, terdapat alat peraga disekitar TPS, saksi pemantau tidak diperbolehkan masuk diareal TPS, dll
  9. Masalah logistik (segel rusak, kekurangan dan kerusakan logistic di TPS, kualitas logistik di TPS)
  10. Sisa surat suara di  TPS.

Sumber : http://bawaslu.go.id/buku-panduan-relawan